Dikayangan waktu tak berkelip
Memang satu masa tak terdetik
Kisah hiperbola dikelik pelik
Kisah beradu yang berputik
Hiperbola dalam satu rintis
Kayangan waktu yang namanya persis
Dua waktu berlapis lapis
Tak semudah itu untuk ditapis.
Dendam si abdi, Kesumat tak pendam, Tak larut de air, Tak hapus dek batu, Butir maaf kosong durja, Selagi itu masih harung, Abdi cuba kesumatnya, Telan pil pelupa, Untuk terus alpa, Bilang garis halus, Hilang pelupus, Kerna kosong makna, --Cuba lupa Tolonglah..
Comments
Post a Comment